BERBAGI
MUNDUR--Kursi dan meja belajar SMP Negeri 6 Siabu ini seolah tak ada harga. Seolah tak berguna. Inilkah potret dunia pendidikan Madina. Jika tidak, wajar jika kepala sekolah ini dan kadis Pendidikan Madina mundur dari jabatannya. (foto-akhir matondang)

BERITAHUta.com—Kasus penelantaran bangunan, halaman, dan mebeler Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Siabu, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina), Sumut menuai kecaman di dunia maya. Tak hanya sang kepala sekolah yang harus dicopot, kadis Pendidikan Madina pun diminta ikut bertanggung jawab terhadap masalah ini.

Banyak di antara pengguna media sosial (medos) menuntut Drs. Gong Matua,  kepala Dinas Pendidikan Madina, mundur dari jabatannya karena dianggap tidak becus memimpin dunia pendidikan di kabupaten ini.

Seperti diberitakan media ini, kondisi SMP Negeri 6 Siabu yang berlokasi di Desa Tanggabosi 3, Kecamatan Siabu, Madina saat ini sangat memprihatinkan. Halaman dan bangunan gedung tidak terurus.

Di sekitar sekolah tampak rumput dan tanaman liar bak hutan belantara. Pintu-pintu ruang belajar rusak. Hampir semua jendela tidak ada lagi kacanya.

Bahkan, kursi, meja, dan papan tulis belajar hancur berantakan. Orang luar dan binatang dengan leluasa bisa masuk ke dalam bangunan ruang belajar siswa. Ketika media ini mengunjungi sekolah ini,  Senin (26/4-2021), pas sedang ada dua ABG berlainan jenis sedang mesum persis di depan ruang kepala sekolah dan tata usaha (TU).

Baca:

  • Duh, 2 ABG Mesum di Depan Ruang Kepala SMP Negeri 6 Siabu, Ini Foto-Fotonya..
  • Wajar Dijadikan Tempat Mesum, Kondisi SMPN 6 Siabu Sangat Memprihatinkan;
  • Pak Kadis Pendidikan Madina, Copot Kepsek SMPN 6 Siabu! Sedih Lihat Sekolahnya
BERITA TERKAIT  Keberadaannya Belum Maksimal, Posko Perbatasan Muarasipongi akan Dievalusi

Seorang pengguna facebook (fb) menulis, bukan hanya Erlina, selaku kepala SMP Negeri 6 Siabu yang harus dicopot dari jabatannya, tetapi juga kadis Pendidikan Madina.

Jika tidak bisa menindak tegas Erlina, “Kadisny yg harus mundur, apa az kerjany selama ini. Nggk tau kondisi sekolah,” kata pemilik akun fb Taufiq Nasaction, Jumat pagi (30/4-2021).

Innalilahi wa innailaihi rojiun. Hanya itu yang dapat kita sampaikan melihat kondisi bangunan sekolah ini (SMP Negeri 6 Siabu-red),” tulis Darmin Lubis dalam akun fb-nya.

Bagustu yang gak becus memempin ngk usah di berikan kepercayaan…Masa sekolah seperti itu???,” tulis akun fb: Zai Nuddin.

Akun fb: Mahmud Simbolon menyatakan sangat setuju kasus penelantaran aset SMP Negeri 6 Siabu di proses secara hukum agar kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kepala sekolah (kepsek) lainnya. “Usut tuntas penggunaan dana BOS (Biaya Operasional Siswa) selama masa covid-19,” tulisanya.

“Proses secepatnya,” tulis pemilik akun fb: Aliamsyah L. Batubara.

Seorang pembaca bernama Irsan mengirim email ke radaksi Beritahuta. “Sebagai orang Mandailing, saya tak rela jika kepseknmya tetap menjabat di SMP tersebut maupun di SMP lainnya di seluruh Madina. Horas Mandailing,” ujarnya.

Ia mengusulkan, sebaiknya jangan hanya Erlina sebagai kepsek yang dicopot dari jabatannya, tetapi kadis Pendidikan Madina juga harus ikut bertanggung jawab dan diberhentikan dari jabatannya.

BERITA TERKAIT  “Bom Waktu” Jika Polisi Mengulur-ulur Penetapan Tersangka Tragedi PT SMGP

Mawardi Nasution, seorang pensiunan ASN di Tanggerang, menulis di salah satu grup whatsapp dengan kalimat, “Nangeri ma sikolaon tie.”

Di grup whatsapp lainnya, Tabrani Lubis, menyebutkan selama ini kadis Pendidikan Madina kemana. “Ikan busuk mulai dari kepala, tidak pernah dari ekor,” tulisnya.

Salah satu kapsek di Siabu mengirim pesan melalui fb ke redaksi media ini. Dia mengaku prihatin dengan kondisi SMP Negeri 6. “Makanya kalau mau angkat kepala sekolah carilah yang benar. Sudah lulus pelatihan, berpengalaman dan punya niat baik memajukan pendidikan Madina.

Ia menyebutkan, dari sejumlah kepala SD dan SMP—tidak disebutkan di Kecamatan Siabu atau Madina—sangat sedikit yang memenuhi kriteria. “Banyak kepsek SD diangkat, padahal belum ada pelatihan, sertifikat gak punya, karena bayar,” katanya.

“Sebaiknya jangan hanya kepsek SMP Negeri 6 Siabu yang dicopot, kadis Pendidikan Madina juga harus dicopot,” kata sang kepala sekolah ini.

“Emang kanapa ya. Pemda dan Kadis pendidikan Madina kok membiarkan Sekolah tersebut gak difungsikan ya???,” tulis pemilik fb akun Muhammad Ilman.

Berita soal kondisi SMP Negeri 6 Siabu sudah viral di dunia maya. Komentar-komentar tersebut hanya sebagian kecil dari berbagai elemen masyarakat yang mengaku prihatin dengan dunia pendidikan Madina. setelah melihat kenyataan di SMP Negeri 6 Siabu.(*)

Peliput: Tim

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here