BERBAGI
SIAGA BENCANA--Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution melaporkan kesiapsiagaan Madina menghadapi bencana alam kepada Ir. Harmensyah, Dipl., SE., MM., Plt. Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB pada, Jumat pagi (8/10/2021) (foto: akhir matondang)

BERITAHUta.com–Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut Atika Azmi Utammi Nasution melaporkan kesiapsiagaan Madina menghadapi bencana alam kepada Ir. Harmensyah, Dipl., SE., MM., Plt. Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB pada Jumat pagi (8/10/2021)

Pertemuan Atika Azmi Utammi dengan Harmensyah berlangsung di Graha BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Jakarta. Dalam kesempatan itu, wakil bupati didampingi Subuki Nasution dan Mulia Raja Nasution, masing-masing sebagai Plt. Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Madina serta kepala Bidang Kedaruratan Bencana BPBD Madina.

Menurut Atika Azmi Utammi, Madina termasuk wilayah yang rentan bencana alam, seperti: banjir, kebakaran hutan, longsor, letusan gunung berapi sampai tsunami.

Berdasarkan data Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) tahun 2020, Madina berada pada urutan ke-5 dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Khusus di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Madina berada di urutan kedua paling berisiko terjadi bencana setelah Kota Gunung Sitoli.

BERITA TERKAIT  Ada Upaya Pihak Tertentu Perkaya Diri, Bimtek PKK Desa se-Madina Langgar Aturan?

Secara nasional, masih menurut data IRBI, Madina berada pada posisi 16 untuk risiko bencana banjir, posisi ketujuh untuk risiko bencana gempa bumi, posisi ke-10 untuk risiko bencana tsunami, posisi ke-26 untuk risiko bencana letusan gunung api, dan posisi 322 untuk risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Untuk itu, sebut wakil bupati, Pemkab Madina harus selalu siap dengan segala situasi dan kondisi yang bisa terjadi kapan saja. “Bencana memang tidak bisa diprediksi, tetapi kesiapan sebelum dan saat peristiwa terjadi bisa meminimalisir dampak,” katanya.

BERITA TERKAIT  Damkar Pemkab Madina “Telat” Datang, 9 Rumah di Kotasiantar Dilalap Api

Sebagai bentuk penguatan dan ketahanan dalam menghadapi bencana, Pemkab Madina juga pernah mengikuti rapat lintas kementerian terkait progres pekerjaan fisik penanggulangan bencana alam. Salah satu bencana yang sering terjadi di Madina adalah banjir.

Untuk itu, Atika Azmi Utammi mengharapkan atensi BNPB untuk membantu Pemkab Madina dari segi peralatan terbaru menghadapi bencana dan buffer stock logistik darurat.

Selain dengan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi juga direncanakan bertemu dengan deputi lain di BNPB. (*)

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here