BERBAGI
DATANGI RUMAH GURUNYA WAKTU SMA--Untuk mengharap berkah dan minta doa, Sabtu siang (26/9-2020), Sofwat Nasution mendatangi rumah 3 gurunya waktu SMA, Roihan Pulungan d Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan, Madina. Kegiatan ini sekaligus mengawali masa kampanye Pilkada 2020.

BERITAHUta,com—Memasuki masa kampanye Pilkada 9 Desember 2020, calon bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut H.M. Sofwat Nasution, Sabtu siang (26/9-2020), mendatangi rumah tiga gurunya waktu SMA.

Kunjungan silaturrahmi Sofwat Nasution ke rumah sang guru ketika duduk di SMA Negeri 1 Panyabungan dimaksudkan meminta doa dan berkah dalam memasuki pelaksanaan kampanye Pilkada serentak yang dimulai 26 September sampai 5 Desember 2020.

Sofwat Nasution bincang-bincang sembari bergurau dengan mantan gurunya waktu SMA, Iskandar Nasution.

Sebelum melakukan road show ke rumah guru, usai salat zuhur Sofwat Nasution ziarah di makam kedua orangtuanya di  tempat pemakaman umum (TPU) Banjarkobun, Panyabungan II, Panyabungan, Madina.

Setelah ziarah di makam kedua orang tua yang didampingi Ustad A. Roni, Sofwat Nasution langsung menuju rumah Roihan Pulungan, guru sang calon bupati Madina saat duduk di bangku SMA Negeri 1 Panyabungan.

Sofwat Nasution tiba di rumah Roihan di Desa Panyabungan Tonga, Panyabungan, Madina sekitar pukul 14.00.

Meskipun berusia sekitar 88 tahun, Roihan tampak masih sehat. Ia tampak senang dapat kunjungan salah seorang muridnya yang berhasil di perantauan.

Sofwat Nasution bersama mantan guru SMA-nya, Banta Ahmad.

Setelah duduk, Sofwat dan Roihan tampak bincang-bincang santai. Tak lama kemudian, Sofwat Nasution meminta doa agar perjalanan masa kampanye pasangan H.M. Sofwat Nasution dan Ir. H. Zubeir Lubis (Sofwat-Beir) sebagai calon bupati dan wakil bupati Madina berjalan lancar dan selalu dalam lindungan Tuhan Yangmaha Esa.

BERITA TERKAIT  Mustafa Bakri Putuskan Tak Maju Pilkada Madina, dan Siap Dukung Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution

“Mohon bapak doakan Allah Swt memberikan berkah dan kelancaran selama kami melaksanakan kampanye. Doakan juga pak, pasangan Sofwat-Beir mendapat amanah dari masyarakat untuk memimpin kabupaten ini,” sebut Sofwat Nasution.

Menangapi hal itu, Roihan menyebutkan tanpa diminta pun ia terus mendoakan agar Sofwat Nasution terpilih menjadi bupati di kabupaten ini.

“Saya juga sudah minta keluarga dan masyarakat yang bisa saya ajak untuk memilih Sofwat-Beir 9 Desember 2020 nanti,” katanya.

Usai dari Panyabungan Tonga, Sofwat Nasution menuju rumah  gurunya yang lain, Banta Ahmad di Desa Parbondar, Kecamatan Panyabungan, Madina.

Sama dengan di rumah Roihan, kedatangan Sofwat Nasution di rumah Banta Ahmad yang kini berusia 71 tahun juga dalam rangka minta doa dan berkah terhadap pasangan Sofwat-Beir dan tim dalam  memasuki masa kampanye Pilkada 2020.

Banta Ahmad dan istri menyambut Sofwat Nasution dengan suka cita. “Saya bangga didatangi mantan murid saya. Dia (Sofwat Nasution) orang baik. Saya dan keluarga mendoakan semoga perjalanan masa kampanye pasangan Sofwat-Beir dan tim berjalan lancar dan selalu dalam lindungan Allah Swt,” kata Banta Ahmad.

BERITA TERKAIT  Tim Sofwat-Beir Gelar Turnamen Bulutangkis Madina Tolu Terbuka, Total Hadiah Rp14 Juta

Banta Ahmad juga mendoakan pasangan Sofwat-Beir terpilih jadi bupati dan wakil bupati Madina.

Ziarah dimakam kedua orangtua mewarnai kegiatan Sofwat Nasution memasuki masa kampanye Pilkada Madina.

Setelah bincang-bincang sekitar satu jam, ketika hendak pamit, istri Banta Ahmad sampai meneteskan air mata mendoakan kesuksesan Sofwat Nasution di Pilkada Madina.

Selanjutnya, Sofwat Nasution mendatangi rumah guru senior lainnya, yaitu Iskandar Nasution di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina.

“Saya sengaja datang menemui guru-guru saya waktu SMA meminta doa dan berkah memasuki masa kampanye. Juga minta doa agar pada 9 Desember 2020 kami diberikan kemenangan, sekaligus ini kemenangan masyarakat Madina,” kata Sofwat Nasution.

Sebenarnya Sofwat Nasution juga ingin silaturrahmi dengan guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Panyabungan dan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Panyabungan, namun dia tidak tahu apakah masih ada yang sehat. “Saya masih coba cari informasi,” katanya. (*)

Peliput: Tim

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here