BERBAGI
foto: ist

TAMBANGAN, BERITAHUta.com–Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut H.M. Ja’far Sukhairi Nasution berharap kedepan ada buku legenda yang bercerita mengenai Goa Pastap Boru Sambilan Jogi. Buku tersebut bukan sekadar bacaan, tetapi mampu memberi sisi positif bagi generasi muda.

Harapan itu disampaikan bupati usai meresmikan Goa Pastap Boru Sambilan Jogi di Desa Pastap, Kecamatan Tambangan, Madina pada, Jum’at (8/7-2022).

Acara peresmian goa tersebut dilaksanakan usai bupati melaksanakan salat Jum’at di Masjid Al-Abror Desa Pastap.

Setelah melakukan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti bangunan goa, Ja’far Sukhairi langsung berjalan menuju pintu goa. Ia menaiki tangga beton dan turun melewati  jembatan kayu warna-warni.

BERITA TERKAIT  2 Obyek Wisata di Mandailing Natal Masuk Nominasi API 2022

Setelah itu, masyarakat menjamu makan siang sekaligus mempertontonkan tor tor dan tari somba-somba di lokasi.

Bupati Madina mengatakan keindahan goa Pastap Boru Sambilan Jogi sangat luar biasa. ”Goa ini mempunyai legenda. Saya berharap kepala desa membuat sebuah buku menceritakan tentang legenda yang bersifat positif tentang goa itu,” katanya.

Kepala daerah menyebutkan keindahan alam dan hasil alam melalui pertanian di Pastap juga patut disyukuri. Untuk itu, pengembangan perlu ditingkatkan dengan menggunakan dana desa maupun bantuan APBD Madina.

”Sisakan dana desa itu untuk pembangunan objek wisata dan pertanian di sini. Jika kurang, APBD bisa kita alokasikan nantinya,” kata bupati.

BERITA TERKAIT  Rombongan “Mulak tu Huta” dari Malaysia Serbu Narisya Batik Mandailing

Mengenai infrastruktur, dia menyatakan sudah menyampaikan terhadap pihak Dinas PUPR untuk pelebaran dan pengerasan jalan menuju Pastap dan Pastap Julu.

Menutut bupati, kunci kemajuan suatu wilayah adalah termasuk kondisi infrastruktur yang memadai.

Usai melakukan peresmian goa, Ja’far Sukhairi berbaur dengan masyarakat mulai dari tingkat anak-anak, dewasa, orangtua hingga lansia.

Pada kegiatan ini turut hadir sejumlah pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah) Pemkab Madina, seperti kepala Dinas Pariwisata, kepala Dinas PUPR, kepala Dinas Perkim, kepala Dinas Sosial, serta pengurus BKM Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan.(*)

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here