BERBAGI
KUMUH, itulah kesan pertama yang muncul dibenak kita ketika melihat kondisi bangunan dan halaman SMPN 6 Siabu, Kecamatan Siabu, Madina, Sumut. Hal ini dimanfaatkan pula sebagai tempat mesum oleh dua ABG berlainan jenis. Miris.(foto-foto: akhir matondang)

BERITAHUta.com—Duh, sudah kondisi bangunan serta halaman sekolah menyedihkan, dijadikan pula tempat mesum. Itulah yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Dua anak baru gede (ABG), Senin siang (26/4-2021), sekitar pukul 10.45, tampak sedang mesum di depan lorong kecil persis di depan ruang kepala SMPN 6 Siabu.

Peristiwa ini berawal ketika seorang lelaki tampak sibuk menelepon tak jauh dari ruang kepala sekolah (kepsek). Saat itu waktu menunjukkan sekitar pukul 10.15.

Sang lelaki berbadan agak kurus itu memarkir sepeda motor di sisi gang beton—tak jauh dari ruang kepsek. Setelah itu, ia duduk-duduk di kursi yang tersedia di lorong ruang kepsek dan tata usaha (TU). Tempat duduk ini biasanya dipakai para guru “ngerumpi” dan bincang-bincang sebelum masuk ke kelas mengajar.

BERITA TERKAIT  Penjelasan Polda Sumut Simpang Siur, Kasus PT SMGP Penyelidikan atau Penyidikan?

Berselang sekitar 15 menit kemudian, datang seorang anak gadis seusia ABG. Ia memarkir sepeda motor tak jauh dari kendaraan sang kekasih.

Begitu si cewek turun dari sepeda motor, ia berjalan menuju lorong kecil. Lalu, disambut si cowok dengan pelukan. Sembari senyum manja, si wanita berusaha mengelak dari dekapan sang lelaki tersebut.

Dari kejauan Beritahuta.com memperhatikan perbuatan kedua ABG. Beberapa kali mereka terlihat saling peluk, dan berciuman.

Kedua insan berlainan jenis itu saling cumbu sekitar 15 menit. Setelah itu, keduanya masing-masing pergi dan melajukan sepeda motor ke arah berbeda. Tampaknya, kedua ABG tahu jika perbuatan yang mereka lakukan sedang diperhatikan dari jarak sekitar 100 meter.

BERITA TERKAIT  Alumni SMA 1 Panyabungan Siap “Turun Gunung” Dukung Sofwat Nasution

Berdasarkan pantauan media ini, kondisi bangunan dan halaman SMPN 6 Siabu yang berlokasi di Desa Tanggabosi 3, tak terawat. Sehingga sangat memungkinkan dijadikan tempat mesum. “Sudah biasa tempat ini dijadikan tempat pacaran,” kata seorang warga yang kebetulan lewat dari depan sekolah tersebut.

Ketika hendak diminta konfirmasi, Kepala SMPN 6 Siabu Erlina tidak dapat dihubungi. Nomor handphone tidak dalam keadaan aktif.

Sedangkan Erwin, wakil Kepala SMPN 6 Siabu, tidak bersedia memberikan komentar. “Baru sekarang saya dengan ada orang pacaran di sana (SMPN 6 Siabu),” katanya singkat.

Foto-foto di atas dijepret menggunakan zoom dari  jarak sekitar 100 meter. (*)

Peliput: Tim

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here