BERBAGI
BINCANG-BINCANG--Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan sejumlah tokoh bincang-bincang mengenai pembangunan Madina di rumah panggung H. Maslin Batubara di Desa Alasan Kae, Kecamatan Ulu Pungkut, Madina. Turut hadir antara lain M. Sofwat Nasution, H. Mas;lin Batubara, Harun Mustafa Nasution dan H. Mustafa Bakri Nasution.

BERITAHUta.com—Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali menyebutkan terus berupaya meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

“Sekitar 96 persen suara Madina memilih saya pada pilgub lalu. Hanya sekitar empat persen yang tidak memilih. Berdosa saya tidak membangun Madina,” kata Edy Rahmayadi.

Dia mengatakan hal itu ketika bincang-bincang dengan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution di rumah pengusaha H. Maslin Batubara di Desa Alahan Kae, Kecamatan Ulu Pungkut, Madina, Jumat malam (21/ 2-2020).

Suasana saat Gubernur Edy Rahmayadi dan sejumlah tokoh bincang-bincang mengenai Madina yang berlangsung pada Jumat malam lalu di Ulu Pungkut.

Bincang-bincang sembari menikmati sajian durian, kacang tanah rebus dan kopi khas Ulu Pungkut itu dimulai sekitar pukul 21.00 berakhir pukul-23.30. Meskipun suasana sangat rileks, namun dari ungkapan mereka tersirat optimisme terhadap masa depan Madina.  Selain itu, terpancar kecintaan mereka terhadap masyarakat di kabupaten ini.

Dalam acara ngobrol sembari “dibalut” dinginnya udara Ulu Pungkut itu,  selain Edy Rahmayadi dan Sofwat Nasution, tampak juga Wakil Ketua DPRD Sumut H. Harun Mustafa Nasution, Pimpinan Musthafawiyah Purba Baru H. Mustafa Bakri Nasution, H. Maslin Batubara, Erwin Lubis dari Pemrov Sumut, mantan kepala Bappeda Madina H. M. Aswan Hasibuan dan tokoh masyarakat Madina Khoiruddin Lubis.

BERITA TERKAIT  Satgas Covid-19 Sumut Diminta Periksa Izin Bimtek TP-PKK Desa se-Madina di Hotel Niagara, Parapat

Menurut gubernur, Madina harus bangkit untuk mengejar ketertinggalan. “Saya sedih melihat ibu kota Madina sekarang. Terus terang saya gak tahu dimana kotanya. Ini harus jadi perhatian bupati mendatang, siapa pun kelak yang terpilih,” ujar gubernur.

Untuk menata ibu kota Madina, lanjutnya, pada tahun 2021 pihak pemprov sudah menganggarkan dana pelebaran jalan di sepanjang pusat kota. “Nantinya ada penataan yang sangat signifikan. Kita tidak mau kondisinya terus seperti sekarang,” katanya.

Dunginnya malam tidak menyurutkan semangat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan sejumlah tokoh membahas kemajuan Madina lewat bincang-bincang santai di Ulu Pungkut, Jumat malam lalu.

Edy Rahmayadi mengatakan secara teknis program tersebut menjadi tugas Pemkab Madina karena Pemprov Sumut hanya menghibahkan dana. “Madina kabupaten kaya. Harus bangkit dan maju. ”

Sofwat Nasution menyebutkan, penataan ibu kota Madina merupakan salah satu program kerjanya jika kelak terpilih menjadi bupati Madina. “Itu sudah jadi program kerja saya jika rakyat memberi amanah kepada saya melalui pilkada serentak nanti,” katanya.

BERITA TERKAIT  Diuji Marah Sakti Siregar, Pemred “Beritahuta.com” Lulus UKW Jenjang “Utama”

Sependapat dengan gubernur, Maslin Batubara menuturkan jika Bandara Bukit Malintang sudah bisa beroperasi Madina akan maju pesat dan bisa menjadi kabupaten kaya.

Apalagi jalan Ulu Pungkut menuju Sumbar sudah tembus dan jalan Panyabungan Timur-Padang Lawas bisa dilewati dengan lancar maka roda perekonomian Madina akan semakin berputar.

“Dari kaca mata pengusaha saya melihat Madina memiliki prospek yang cukup baik jika bandara nanti sudah jadi. Apalagi didukung fasilitas jalan yang memadai, kabupaten ini akan maju pesat,” kata Maslin Barubara.

Harun Mustafa Nasution siap mendukung setiap program gubernur yang diyakini mampu membawa kebaikan bagi masyarakat. “Kalau program itu bagus, tentu kami dukung. Saya menyampaikan terima kasih kepada gubernur yang begitu peduli bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakan Madina,” katanya. (*)

Peliput: Tim

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here