SHARE
SAMBUTAN SILATURRAHMI--Calon bupati Mandailing Natal H.M. Sofwat Nasution menyampaikan sambutan silaturrahmi dihadapan masyarakat Desa Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Madina, Minggu (18/10-2020).

BERITAHUta.com—Calon bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut H.M. Sofwat Nasution kembali menegaskan ia sudah komitmen mengaktifkan kembali beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi.

“Mengenai beasiswa sudah final dilaksanakan jika kami diberi amanah memimpin kabupaten ini,” kata Sofwat Nasution dihadapan masyarakat Desa Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Madina, Minggu (18/10-2020).

Didampingi guru-guru Musthafawiyah Purba Baru, calon bupati yang berpasangan dengan Ir. H. Zubeir Lubis sebagai calon wakil bupati, Sofwat Nasution menyebutkan pemberian beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi sejalan dengan visi misi Sofwat-Beir pada Pilkada Madina 9 Desember 2020, yaitu: religius, cerdas dan sejahtera.

BERITA TERKAIT  Masyarakat Pastap “Full” Dukung Pasangan Sofwat-Beir di Pilkada Madina  

Sebelumnya saat sesi tanya jawab, Zainul Hamdani, masyarakat Manyabar menanyakan komitmen Sofwat-Beir mengenai beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa berprestasi.

“Apakah nanti jika bapak terpilih jadi bupati Madina beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa tidak mampu diaktifkan kembali,” sebutnya.

Bahkan, kata dia, anak ASN (aparatur sipil negara) berprestasi juga layak diberikan beasiswa.”Tentu saja ada kriterianya,” tambah Zainul Hamdani.

Menurut Sofwat Nasution, ia setuju anak ASN berpretasi diberikan beasiswa. ”Anak ASN golongan rendah yang memiliki IPK minimal 3 misalnya, kita upayakan dapat beasiswa,” ujarnya.

Warga lainnya, Sopiah, mempertanyakan apakah pada kepemimpinan Sofwat-Beir nanti jika terpilih ada pengangkatan guru honorer yang sudah memiliki masa kerja lama.

BERITA TERKAIT  Setelah Nyatakan Dukungan, Kaum MILENIAL Bicara Mengenai Sosok Sofwat-Beir

Mengenai hal ini, calon bupati nomor urut tiga yang diusung Partai Gerindra, Demokrat dan PAN menyebutkan, sesuai regulasi pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS) merupakan kewenangan pusat.

In shaa Allah jika kami terpilih semua data honorer kami cek kembali. Mereka yang sudah berumur di atas 36 tahun, kami upayakan  bagaimana caranya agar bisa menjadi PNS. Ini juga sesuai dengan visi misi Sofwat-Beir, terutama dalam hal meningkatkan kesejahteraan guru dan pegawai honorer,” ujar Sofwat Nasution. (*)

Peliput: Tim

Editor: Akhir Matondang

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here