BERBAGI
TERBARING LEMAS--Adra Syukur terbaring lemas di rumah sakit akibat penyakut gula diderita. (foto: ist)

PANYABUNGAN, BERITAHUta.com—Tubuhnya lemas. Sekujur badan seolah tinggal tulang. Ia kini terbaring tak berdaya di sebuah rumah saki. Mengharap iba dari mereka yang mampu agar bisa berobat secara maksimal.

Itulah kini yang dirasakan Adra Syukur Lubis. Ia adalah rekan kami, sesama wartawan, yang belakangan ini mengidap suatu penyakit. Ketiadaan uang membuat pihak keluarga tidak bisa berbuat banyak untuk mengobatinya.

Ya. Adra, begitu ia biasa disapa. Tak ada lagi upaya yang bisa dilakukan untuk melakukan penangan medis lebih baik terhadap penyakit diderita, kecuali mengharap iba serta kebaikan hati para dermawan.

BERITA TERKAIT  Ummi: Ongkos ke Sekolah Mahal, Gak Tahu Sampai Kapan Mereka Bisa Bertahan

Iskandar Hasibuan, wartawan senior di wilayah Mandailing Natal (Madina), Sumut mengharap bantuan dari siapa saja agar Adra bisa diobati lebih intens dengan penanganan medis lebih baik.

“Kami sangat berharap adanya bantuan dari siapa saja untuk meringankan biaya pengobatan saudara kami, Adra Sukur Lubis. Ia sekarang sedang terrbaring lemas di rumah sakit,” kata  Iskandar, Selasa (21/6-2022), seperti dikutip dari Malintang Online.

Adra, wartawan yang biasa meliput di Madina, menderita sakit sejak setahun terakhir. Tidak dijelaskan secara rinci penyakit apa yang diderita dan di rumah sakit mana dia dirawat, yang jelas pihak keluarga juga mengharap uluran tangan berbagai pihak, tak terkecuali dari Pemkab Madina.

BERITA TERKAIT  Terkadang Makan "Berlauk" Garam, Ini  Biaya  Jajan dan Ongkos Sekolah 11 Anak

Bagi mereka yang hendak membantu Adra, bisa transfer melalui rekening Bank Sumut bendahara PWI Perwakilan Madina, yaitu: 34302040019596 atas nama Zamharir Rangkuti.

“Dengan kerendahan hati saya mewakili rekan-rekan wartawan mengharapkan bantuan dari kita semua untuk pengobatan Adra,” ujar Iskandar. (*)

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here