BERBAGI
KKM BANTU KORBAN BANJIR DAN LONGSOR--KMM Peduli menyerahkan bantuan paket sembako bagi korban terdampak banjir dan longsor di Desa Sopotinjak, Kecamatan Batang Natal, Madina pada, Kamis (11/12/2025). (foto: kmm)

PANYABUNGAN, BERITAHUta.com–Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) Peduli memberikan bantuan berupa sembako terhadap ratusan keluarga terdampak banjir dan longsor di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut pada, Kamis (11/12/2025).

Penyerahan di tiga kecamatan berlangsung di lima desa. Sebelum bantuan didistribusikan, KMM Peduli terlebih dulu berkoordinasi dengan aparat pemerintah kecamatan maupun desa agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Kali ini, bantuan diserahkan Sutan Muda Nasution, selaku perwakilan KMM Peduli, disaksikan aparat kecamatan dan desa masing-masing.

Paket sembako dari KMM Peduli berisi lima kilogram beras, minyak goreng, gula putih dan satu kotak mi instan.

Fokus Batang Natal dan Pantai Barat

Di Kecamatan Batang Natal, penyaluran bantuan dilakukan di Desa Sopotinjak. Di sini ada 70 kepala keluarga (kk) terdampak banjir dan longsor.

Desa ini sempat terisolir tiga hari sehingga mereka terpaksa ditampung di balai desa dan masjid setempat. Saat ini warga belum bisa melakukan aktivitas seperti biasa karena khawatir terjadi longsor atau banjir susulan.

Penyerahan bantuan dari KKM Peduli di Desa Setia Karya, Natal. (foto: kmm)

Saat menyerahkan bantuan di kantor desa, Sutan Muda antara lain didampingi Kepala Desa Sopotinjak Anwar Kholid, pengurus BPD (Badan Perwakilan Desa), dan aparat desa.

BERITA TERKAIT  Penyidikan Insiden PT SMGP Tak Kunjung Usai, Fahrizal Efendi: Tidak Ada yang Kebal Hukum  

KMM Peduli melanjutkan perjalanan ke Desa Setia Karya, Kecamatan Natal, Madina. Di sini KMM Peduli  menyalurkan paket bantuan sembako kepada 250 kk.

Warga desa Setia Karya belum bisa melaut mencari ikan karena ombak masih tinggi. Penyerahan bantuan 250 paket sembako disaksikan perwakilan camat Natal dan Nofrizal, kepala Desa Setia Karya.

Saat acara ini berlangsung camat Natal tak bisa hadir karena sedang mengikuti kunjungan wakil bupati Madina di Kecamatan Batahan.

Selanjutnya, KMM Peduli menyalurkan bantuan di tiga desa di Kecamatan Batahan, yakni: Sari Kenanga, Pasar Batahan dan Pasar Baru Batahan. Bantuan berupa paket sembako berisi beras bagi 358 kk terdampak banjir.

Tiga desa tersebut terkena dampak banjir beberapa waktu lalu akibat curah hujan tingi. Sebagian warga belum melaut karena ombak masih tinggi.

Bantuan KMM Peduli diserahkan perwakilan KMM kepada warga terdampak dan disaksikan Sekretaris Camat Batahan Eka Wira Putra di kantor camat setempat.

Tim KMM Peduli sempat bertemu camat Batahan beberapa saat sebelum dia mengikuti  kunjungan wakil bupati Madina di Banjar Aur dan Pulang Tamang.

BERITA TERKAIT  Seminar Nasional BKKBN: Tahun 2045 Indonesia Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Penggalangan dana KMM Peduli Ditutup

Hari ini, Jum at (12/12/2025), penggalangan dana KMM Peduli  ditutup. KMM Peduli mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak selama 12 hari.

Sebelumnya, pekan lalu KMM Peduli juga telah menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir dan longsor di Desa Pagaran Gala Gala, Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina.

Penyerahan bantuan KMM Peduli di Kecamatan Batahan, Madina,. (foto: kmm)

Bantuan serupa diberikan terhadap sejumlah anggota KMM di Desa Aek Libung atau Aek Sijornih, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut.

KKMP Peduli juga menyalurkan bantuan sembako kepada 180 kk terdampak banjir yang berada di pengungsian SDN 037 Tangga Bosi, Kecamatan Siabu, Madina.

Bantuan yang diberikan berupa paket sandang, berisi kain sarung, selimut, handuk, faster dan pakaian anak.

KMM beroperasi hampir di seluruh kecamatan di Madina. Kantor pusat  berlokasi di Jakarta. KMM bergerak bidang pembiayaan   grameen syariah dan finance syariah serta sebagai agen gas LPG 3 kg di Madina.

Sebagai agen gas 3 kg beroperasi sejak empat tahun lalu. Sementara bidang pembiayaan beroperasi sekitar 15 tahun.

KMM didirikan warga dan tokoh asal Mandailing yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya.(*)

Editor: Akhir Matondang

 

BERBAGI