BERBAGI
Ali Musa Manto Lubis, Bacaleg PKB dari Dapil 2 Madina untuk Pemilu 2022. (foto: ist)

PANYABUNGAN, BERITAHUta.com—Lagi, pendatang baru sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) dari DPC-PKB (Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa) Mandailing Natal (Madina), Sumut. Ia adalah Ali Musa Manto Lubis.

Ali Musa Manto Lubis, yang akrab disapa Manto, turut hadir pada saat launching pendaftaran bakal caleg (Bacaleg) DPC-PKB Madina yang berlangsung di Aula Riyadhoturrohman, Aek Galoga, Panyabungan pada, Kamis (22/12-2022).

“Betul, in shaa Allah kalau tidak aral melintang saya ikut maju pada Pemilu 2024 nanti dari PKB untuk Dapil (daerah pemilihan) 2 Madina,” kata Manto kepada Beritahuta, Minggu (25/12-2022).

Jika beracuan pada pemilu legislatif (Pileg) 2019, Dapil 2 Madina terdiri dari Kecamatan Kotanopan, Lembah Sorik Marapi (LSM), Puncak Sorik Marapi (PSM), Tambangan, Ulu Pungkut, Muara Sipongi dan Pakantan. Dapil ini terdiri  tujuh  dari 40 kursi DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Madina.

Manto menyebutkan keputusan ikut mendaftar sebagai Caleg dari Dapil 2 Madina bukan tanpa alasan. Meskipun ia lahir dan besar di Kelurahan Panyabungan II, Panyabungan, Madina, namun dalam 10 tahun terakhir ia lebih banyak tinggal dan beraktivitas di Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Madina.

BERITA TERKAIT  3 Calon Anggota DPRD Madina Unggul di TPS “Banjar Rebak”

Bahkan, hingga saat ini ia masih menjabat sebagai kepala Desa Pastap Julu. Jabatan tersebut bakal berakhir pada Februari 2023. “Soal kondisi kecamatan di Dapil 2 dan apa harapan masyarakat teradap pemerintah, in shaa Allah saya sudah sangat paham,” kata lelaki yang kerap disapa Pak Cik ini.

Memang, bagi warga Panyabungan dan sekitarnya, nama Manto sudah tak asing lagi Selain banyak ikut aktif pada berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di daerah ini, ia juga dikenal sebagai owner media Manyota, yang cukup greget menyuarakan aspirasi masyarakat sejak kepemimpinan mantan bupati Madina, Amru Daulay.

Menurut Manto, jika beracuan pada hitungan manusia, ia punya peluang duduk sebagai anggota DPRD Madina hasil Pemilu 2024 nanti.

Salah satu alasannya, Manto punya basis massa yang nyata di beberapa desa. Selain itu, selama ini ia sudah menjalin komunikasi yang intensif dengan hampir semua elemen masyarakat di kecamatan yang ada di Dapil 2.

BERITA TERKAIT  KPU Tetapkan 10 Panelis Debat ke-5, Seorang Diantaranya Putra Mandailing

“Itu hitungan manusia ya. Kita yakini, Allah Swt juga nanti yang menentukan,” kata Manto, yang juga dijuluki “Bupati Pastap Julu”.

Namun, lanjutnya, sebagai manusia dia harus punya rasa optimisme. Apalagi masih ada waktu  melakukan komunikasi politik dan pendekatan terhadap masyarakat Dapil 2. “Mohon doanya saja, semoga tidak ada kendala sehingga jalan menuju gedung dewan berjalan mulus,” sebutnya.

Sebelumnya, pendatang baru sebagai Bacaleg PKB Madina adalah Muhammad Roihan Tanjung alias Perkun. Ia juga hadir saat launching pendaftaran Bacaleg partai ini di Aula Riyadhoturrohman.

“Memang  saya bakal maju sebagai salah satu caleg PKB untuk DPRD Madina,” ujarnya kepada wartawan belum lama ini.

Lelaki kelahiran Desa Roburan Lombang, Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina menyebutkan, tekad  terjun pada politik praktis melalui Pemilu 2024 beranjak dari keinginan ikut berpatisipasi dalam membangun kabupaten ini melalui lembaga dewan. (*)

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here