BERBAGI
BAGAS GODANG--Sofwat Nasution bersama Harun Mustafa Nasution, Mustafa bakri Nasution, Zainuddin Nasution, Dodi Martua dan tokoh-tokoh masyarakat Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan, Madina foto bareng di halaman Bagas Godang Panyabungan Tonga, Rabu (2/12-2020)

BERITAHUta.com—Suara dukungan terhadap pasangan H.M. Sofwat Nasution dan Ir. H. Zubeir Lubis (Sofwat-Beir) menggema di Desa Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Rabu siang (2/12-2020).

“Ra dole umak-umak, ayah-ayah, dohot koum-koum nami mandukung dohot mamili nomor tolu i tanggal 9 Desember on,” tanya Sofwat Nasution.

“Ra……”jawab masyarakat yang memadati acara silaturrahmi di rumah Rizal gelar Sutan Sinomba Nasution.

Silaturrahmi di rumah Rizal, yang merupakan “alak bagas godang” Panyabungan Tonga disambut hangat warga penuh suka cita.  Tokoh-tokoh masyarakat setempat dan para kaum ibu tampak begitu semangat mendukung Sofwat-Beir.

Untuk menampung banyaknya warga, terpaksa di halaman rumah dipasang taratak. “Onpe na i batasan do on so ulang malanggar aturan KPU,” kata Rizal.

Ikut mendampingi Sofwat Nasution di antaranya H. Harun Mustafa Nasution (wakil ketua DPRD Sumut dari Partai Gerindra), H. Mustafa Bakri Nasution (Pimpinan Pesantren Musthafawiyah Purba Baru).

Selain itu, tiga anggota DPRD Madina, yaitu Zainuddin Nasution (Gerindra), Dodi Martua (Demokrat), Nis’at Sidik (PAN), dan Ir. Mawardi Nasution, alumni SMA Negeri 1 Panyabungan yang sengaja datang dari Jakarta untuk memberi dukungan pada Sofwat-Beir.

BERITA TERKAIT  Ini Potret “Dahaga” Kaum Petani Bertemu Sofwat Nasution 

Ali Asmar Nasution, tokoh masyarakat Panyabungan Tonga, menyebutkan mayarakat sangat senang dan bangga atas kesiapan Sofwat Nasution maju dalam Pilkada Madina 2020. “Sejak awal kami sangat mendukung,” katanya.

“Hami madung marsada hata mandukung dohot siap mamonangkon pasangan Sofwat-Beir. Ami sude sadar, selama salapan taon inda tarida parkembangan ni Madina on,” kata Ali Asmar.

Ia menyebutkan, “Pas songon daerah naso martuan sannari Madina on. In shaa Allah anggo marsamo-samo hita, harapan parubahan i manjadi kanyataan. Anso adong doma tempat mangolos nami,” katanya.

Ali Asmar mengajak semua lapisan masyarakat, khususnya di Panyabungan Tonga, bergandengan tangan untuk turut memilih  dan mendukung pasangan nomor tiga pada 9 Desember 2020.

Dodi Martua mengatakan, jika marwah Madina ingin diangkat dari keterpurukan saat ini, tak ada jalan pilihan tepat kecuali nomor tolu.

“Apalagi yang mau dipertahankan, IPM  (Indeks Pembangunan Manusia) kita berada berada di titik nadir mengkhawatirkan, nomor 29 dari 33 kabupaten/kota di Sumut,” katanya.

BERITA TERKAIT  Ir. H. Zubeir Lubis dan H. Mustafa Bakri Datang, Pasar Malintang pun “Rusuh”

IPM merupakan salah satu tolok ukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup masyarakat. “Jika kita ingin maju. Jika kita ingin berubah, mari sama-sama kita pilih nomor tiga, Sofwat-Beir,” kata Dodi.

Menanggapi pertanyaan seorang warga, Sofwat Nasution memastikan jika Sofwat-beir diberi amanah memimpin Madina, tak akan ada lagi pemotongan insentif guru-guru madrasah.

“Sudah menjadi kesepakatan dunia, satu tahun terdiri 12 bulan, bukan sembilan bulan,” katanya.

Bahkan, kata dia, Sofwat-Beir sudah sepakat menambah jumlah insentif tersebut sesuai kemampuan kas daerah. Bukan hanya itu, para pengurus masjid dan petugas memandikan mayat juga bakal dapat insentif jika pasangan Sofwat-Beir diberi mandat memimpin Madina.

Masih menanggapi pertanyaan warga, Sofwat Nasution menyebutkan bea siswa mahasiswa berprestasi yang dijanjikan bakal diberikan tak hanya bagi mahasiswa negeri, tetapi juga swasta. “Semua diberikan asalkan memenuhi ketentuan, salah satunya dilihan dari IPK,” katanya.(*)

Peliput: Tim

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here