BERBAGI
GANJA--Tersangka HM (34) menunjukkan barang bukti berupa daun ganja yang dibungkus di kertas nasi. Polisi masih menyidik kasus ini untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan tersangka dalam peredaran narkotika di Padangsidimpuan dan sekitarnya

BERITAHUta.com—Satresnakorba Polres Padangsidimpuan, Sumut mengamankan HM alias Herman Lao (34) karena diduga memiliki 20 bungkus kertas nasi berisi daun ganja kering. Polisi masih terus melakukan penyidikan terhadap lelaki yang berprofesi sebagai wiraswastawan tersebut.

Petugas mengaman HM di rumahnya, di Jalan Prof. HM. Yamin, Gg. Masjid Muhazirin,  Linkungan I,  Kelurahan Wek. III,  Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, pada Jumat (27/9), sekitar pukul 23.45.

Selain mengamankan barang bukti berupa 20 bungkus kertas nasi yang diduga berisi narkotika golongan satu jenis ganja seberat 400 gram, polisi juga menemukan lima lembar kerta tiktak warna putih, satu lembar plastik assoy warna hitam, dan uang sebesar Rp30 ribu.

BERITA TERKAIT  Penggugat Meninggal saat Sidang Mediasi dengan Dahlan Hasan Nasution

Penangkapan HM berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan di Jalan Prof. HM. Yakin, Gg. Muhazirin sering terjadi transaksi serta penyalahgunaan narkotika. Hal ini sudah sangat meresahkan warga setempat.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas Satresnarkoba

Inilah daun ganja yang dikemas dalam kertas bungkus nasi. Total keseluruhan barang bukti yang berhasil didapat 400 gram.

melakukan penyelidikan. Setelah berhasil mendapatkan ciri-ciri pelaku, polisi menuju lokasi yang diduga tempat transaksi barang “haram” tersebut.

Ketika tiba di lokasi, HM sedang berada di depan rumah semi permanen yang juga menjadi tempat tinggalnya. Setelah membekuk tersangka, petugas memeriksa kantong celana lelaki tersebut dan ditemukan lima lembar kertas tiktak.

BERITA TERKAIT  Kejatisu Diminta Selidiki Keterlibatan Bupati Madina dalam Kasus Korupsi TRB dan TSS

Lalu petugas melakukan pemeriksaan di sekitar tempat penangkapan. Tak lama kemudian di atas talang air rumah didapat satu bungkus plastik assoy warna hitam. Ketika plastik dibuka, ternyata berisi 20 bungkus kertas nasi yang diduga berisi ganja.

Setelah petugas memeriksa tempat-tempat yang dicurigai, lalu HM bersama barang bukti dibawa ke mapolres untuk penyidikan lebih lanjut. “Kami masih menyidik kasus ini untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan HM dalam jaringan narkoba di Padangsidimpuan dan sekitarnya,” kata Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya SIK. MH, didampingi Kasatnarkoba AKP C.J Panjaitan, SH. (*)

Peliput: Lily Lubis

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here