BERBAGI
SEDIH--Inilah kondisi salah satu ruangan SMP N 6 Siabu, Kecamatan Siabu, Madina. Seolah tak berharga. Lalu, dimana kepala sekolahnya? (foto-foto, Senin, 26/4-2021 oleh : akhir matondang)

BERITAHUta.com—Miris. Air mata hendak menetes jika melihat kondisi mebeler serta bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Siabu, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina), Sumut, ini.

Pihak SMPN 6 Siabu seolah tak merasa memiliki dan tak punya tanggung jawab memelihara kursi, meja, papan tulis, bangunan dan semua aset pemerintah daerah yang ada sekolah tersebut.

Lihatlah foto-foto ini sudah sangat jelas mempertontonkan begitu tidak pedulinya mereka pada aset di bidang pendidikan. Semestinya sedih melihat kenyataan ini kalau kita mengaku cinta pada dunia pendidikan.

Semestinya, Erlina, selaku kepala SMPN 6 Siabu harus diproses secara hukum dan diminta pertanggung jawabannya karena telah menelantarkan aset daerah, yang notaben dibeli pakai uang rakyat.

Erlina dibayar negara untuk memimpin sekolah yang berada di Desa Tanggabosi 3, Kecamatan Siabu, Madina ini. Ia juga diberi kewenangan mengelola dana bantuan operasinal siswa (BOS), ia punya dana sertifikasi, dan punya gaji dari pemerintah.

BERITA TERKAIT  Musthafawiyah Purba Baru Berduka, “Banjir” Air Mata Iringi Prosesi Pemakaman Syekh Umar Bakri Lubis

Nyatanya? Erlina menelantarkan aset pemerintah daerah yang dipercayakan kepadanya mengurus dan menjaga agar kondisi bangunan dan semua perlengkapan sekolah tetap baik. Mendidik siswa supaya cerdas. Bagaimana para pelajar bisa cerdas jika sarana dan prasana sekolah tidak mendukung.

“Bu kepsek tak ada rasa peduli pada sekolah ini. Jiwa kepemimpinannya sangat minim, banyak guru tak suka pada dia,” ujar seorang guru kepada media ini, baru-baru ini.

Bahkan seorang guru lain menyebutkan, “Entah kenapa Bu Erlina bisa jadi kepala sekolah. Pak Kadis (kepala Dinas Pendidikan Madina-red), kami mohon ganti dia,” katanya, sembari meminta namanya tidak ditulis.

BERITA TERKAIT  Edy Rahmayadi: Saat Ini Wajahnya Tak Jelas, Ibu Kota Madina Perlu Ditata

Redaksi Beritahuta tak perlu lagi membuat narasi untuk menjelaskan bagaimana sekarang keadaan bangunan dan mebeler SMPN 6 Siabu, cukup foto –foto ini yang bicara.

Bangunan kamar mandi dan toliet ini masih baru, tapi seolah berada di hutan belantara karena rumput dan tanaman liar dibiarkan berkembang.

Kepala SMPN 6 Siabu Erlina sangat sulit dikonfirmasi mengenai kondisi sekolah yang dipimpin. Beberapa kali media ini datang ke SMPN 6 Siabu, selalu tidak ketemu. Ditelpon juga sering tidak aktif. Kalau pun hanphone-nya dalam keadaan on, tidak diangkat.

Terakhir Erlina tiba-tiba hubungi Beritahuta tiga hari lalu, dan dia tidak bisa menjelaskan mengenai kondisi sekolah yang kumuh dan terlantar. “Terserah bapaklah. Kalau mau diberitakan, silakan, ” katanya. (*)

Peliput: Tim

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here