BERBAGI
Aparat kepolisian bersama masyarakat dan pihak terkait masih terus berusaha mencari Riki, anggota Polsek Kotanopan. Ia adalah sopir mobil Avanza yang "terjun" di Aek Batang Gadis, Desa Singengu Julu, Kecamatan Kotanopan, Madina, pada Jumat pagi.

BERITAHUta.com—Pegawai PT. Bank Sumut, Syahputra Lubis (35), tewas ketika mobil Avanza BK-1103-JP yang ditumpanginya terjun ke Aek Batang Gadis, di Desa Singengu Julu, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, Jumat (12/10), sekitar pukul 07.45.

Syahputra yang bertugas di Bank Sumut Capem Kotanopan, ditemukan dalam keadaan meninggal sekitar enam jam setelah kejadian. Korban menyangkut di bronjong yang berada di pinggir Aek Batang Gadis, di Desa Lumban Pasir, Kecamatan Tambangan, Madina.

Petugas langsung membawa jenazah korban ke RSUD Panyabungan untuk divisium et repertum.

Hingga tadi malam, upaya pencarian Bripka  Mardoni Pane masih terus dilakukan. Ia diduga hanyut secara bersamaan dengan mobil Avanza yang dikemudikannya.

Upaya penyisiran Aek Batang Gadis sejak Jumat pagi sudah dilakukan, bahkan sampai jembatan Aek Godang di Panyabungan—sekitar 43 km dari tempat kejadian. Namun, debit Aek Batang Gadis yang sedang meluap akibat hujan yang terus mengguyur bagian hulu sungai membuat upaya pencarian agak sulit.

Sementara dua penumpang lainnya, yaitu Jhoni Supridar dan Roni Chandra, masing-masing sebagai kepala dan staf Bank Sumut Capem Kotanopan hanya mengalami luka ringan.

BERITA TERKAIT  Penjelasan Polda Sumut Simpang Siur, Kasus PT SMGP Penyelidikan atau Penyidikan?

Keduanya berhasil menyelamatkan diri beberapa saat setelah mobil terjun di jurang sedalam sekitar lima meter.

Saksi mata menyebutkan, kecelakaan berawal saat mobil Avanza BK-1103-JP yang dikemudikan Riki Maradoni Pane (37) melaju dari arah Panyabungan menuju Kotanopan.

Ketika melintas di jalinsum KM-34-45, Desa Singengu Julu, Kecamatan Kotanopan, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sepeda motor.

Pengendara sepeda motor bermaksud menghindari genangan air di tengah jalan. Lalu, ia coba banting setir ke kanan jalan. Upaya tersebut tidak berjalan mulus, karena stang kendaraan roda dua yang dikendarainya  sempat menyenggol kaca spion sebelah kanan Avanza.

Kejadian itu membuat Riki kaget. Ia coba menghindar agar mobil tidak menabrak pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya.

Secepat kilat Riki membanting setir ke kanan. Upaya tersebut teryata tidak berhasil. Bahkan, laju mobil makin tak terkendali akibat jalan licin setelah sebelumnya diguyur hujan .

Hanya hitungan detik,  mobil warna hitam itu meluncur keluar dari badan jalan. Setelah menabrak kebun warga di tepi Aek Batang Gadis, mobil langsung terjun ke sungai yang sedang meluap.

BERITA TERKAIT  Bis Pariwisata “Terjun Bebas” Sedalam 10 Meter di Desa Lumban Pasir, 2 Meninggal

Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji, S.IK., MH., bersama masyarakat serta instansi terkait langsung memimpin pencarian korban.

Upaya pencarian terhadap Riki terus dilakukan, namun, hingga tadi malam belum diketahui keberadaan anggota polisi itu.

Yasir Nasution, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, menyebutkan pihaknya dengan bantuan berbagai pihak terus berupa mencari korban yang belum ditemukan dengan melakukan penyisiran aliran sungai.

Berikut data lengkap penumpang mobil Avanza BK-1103-JP yang dikemudikan Riki. Anggota Polsek Kotanopan ini beralamat di Desa Gunung Tua Panggorengan,  Kecamatan Panyabungan, Madina.

  1. Syahputra Lubis (35), pegawai PT. Bank Sumut Capem Kotanopan, warga Kelurahan Panyabungan II, Panyabungan, Madina.
  2. Roni Chandra (34), pegawai PT. Bank Sumut Capem Kotanopan, warga Jl. Mangga Godang, Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Madina.
  3. Jhoni Supridar (50), pegawai PT. Bank Sumut Capem Kotanopan, warga Perumahan Komplek Cemara, Desa Sipa-paga, Panyabungan, Madina. (tim-01)
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here