BERBAGI
KORBAN ADU KAMBING--Suami Lili, pengemudi sepeda motor yang mengalami tabrakan adu kambing dengan mobil pikap L-300 saat tiba di rumah sakit. Tampak Kapolres AKBP Irsan Sinuhaji ikut memantau penanganan terhadap keenam korban.

BERITAHUta.com—Enam orang mengalami luka-luka akibat mobil pikap L-300 adu kambing dengan sepeda motor di Jalinsum, Aek Godang, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, pada Selasa (11/6), sekitar pukul 14.00.

Dua di antara korban tersebut merupakan bocah, yaitu:  Nurlinayah pelajar kelas satu SD dan Habib (belum sekolah). Keduanya adalah anak dari pasangan pengendara sepeda motor. Belum diketahui nama sang ayah karena kondisinya belum sadar, sementara ibunya bernama Lili.

Dalam keadaan setengah sadar, Lili menyebutkan mereka tinggal di Simangambat, Kecamatan Siabu, Madina. Rencananya siang itu dia bersama suami dan kedua anaknya hendak ke Panti, Kabupaten Pasaman, Sumbar.

Kedua anak mengalami luka ringan. Saat berita ini ditulis petugas medis RSUD Panyabungan masih berusaha menggunting pakaian mereka untuk melihat luka dialami. Namun, secara umum mereka dalam keadaan sadar meskipun terus menangis dan menjerit menahan rasa sakit.

Lili, sang ibu, kondisinya mulai membaik. Pada saat tiba di rumah sakit, ia sempat tidak sadarkan diri. Ia mengalami patah kaki sebelah kanan akibat terjepit di dalam badan mobil. Selain itu, ibu rumah tangga berbadan agak besar ini mengalami luka di beberapa bagian tubuh.

BERITA TERKAIT  Banyak Warga Gatal-Gatal, Air “Kolam Maut” Diduga Mengandung Limbah B-3

Sementara suaminya juga mengalami patah kaki serta luka-luka lain di bagian badan dan kepala. Begitu tiba di rumah sakit, ia terus berteriak menahan rasa sakit karena luka dialami cukup serius. “Allahu akbar…”, teriaknya berkali-kali.

“Kakinya patah. Ia teriak dalam keadaan tak sadar,” kata seorang dokter jaga.

Mobil  L-300 itu dikemudikan Agus (43), warga Jalan Pulau Rembang No.9, Kota Sibolga, Tapteng. Di dalam mobil, ia bersama Mahabat Siagian (23), warga Pasar Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut. Luka dialami Mahabat cukup serius.

Agus hanya mengalami luka ringan, sedangkan luka dialami Mahabat cukup serius. Meskipun begitu, ia masih duduk di kursi roda dan tidak bisa mengangkat tangan kanannya.

Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji langsung memantau penanganan korban di rumah sakit. Ia meminta petugas medis menangani keenam korban secara serius. “Tangani saja dulu, saya tanggung jawab,” kata dia kepada petugas yang menanyakan keluarga korban.

Kecelakaan bermula ketika mobil yang dikemudikan Agus melaju dari arah Kotanopan menuju menuju Panyabungan. Entah kenapa tiba-tiba, terjadi tabrakan antara mobil yang baru pulang membawa ikan dari Pariaman, Sumbar, ini dengan sepeda motor yang dikemudikan suami Lili di tikungan Jalinsum, Aek Godang, Desa Parbangunan, Panyabungan, Madina.

BERITA TERKAIT  Pengedar dan Pemakai Sabu Terus Diburu, Kali Ini Polisi Tangkap Sopir Angkot

Hanya berselang beberapa menit setelah tabrakan, mobil pikap warna hitam dan sepeda motor berikut para korban langsung terjun sungai yang berada di jurang sedalam sekitar 20 meter dari aspal. Lokasi kejadian tidak jauh dari Kampus Akbid Madina Husada, Aek Godang.

Warga yang kebetulan mengetahui peristiwa tersebut langsung meminta pertolongan warga lain dan mereka yang kebetulan melintas di lokasi. Lalu, mereka turun ke sungai yang berjarak sekitar 20 meter dari badan jalan untuk mengevakuasi para korban.

Dua bocah sempat hanyut, namun berhasil diselamatkan. Sementara Lili, terjepit di badan mobil. Tak lama kemudian petugas Polres Madina tiba di TKP (tempat kejadian perkara) untuk membantu evakuasi korban.

Kepada Beritahuta.com Agus mengatakan, saat kejadian ia dalam keadaan sadar dan tidak sedang mengantuk. “Kami baru istirahat dan salat di SPBU Kotanopan,” kata suami Sarifah Imelda.

Ia mengatakan mereka hendak pulang ke Sibolga usai mengantar ikan ke Pariaman. “Kami sudah biasa pulang pergi ke Pariaman,” ujarnya. (*)

Peliput: Tim

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here