BERBAGI
Camat Patamuan Imran, S.Sos., (depan, no dua dar kiri saat memberi pengarahan di puskesmas setempat.i

BERITAHUta.com–Terobosan yang dilakukan Puskemas Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat ini patut dicontoh. Mereka meluncurkan program “Serum Patamuan” agar masyarakat miskin yang tidak memiliki kartu JKN/KIS tetap bisa dilayani di puskesmas secara gratis.

“Serum Patamuan” atau seribu rupiah untuk masyarakat Patamuan adalah program pada bidang kesehatan. Setiap aparatur sipil negara (ASN) dan aparat nagari (desa) diwajibkan menyumbang Rp1.000 per bulan.

Dari dana yang terkumpul, dipakai membayar  premi masyarakat miskin untuk proram JKN/KIS (Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat) mandiri  sebesar Rp25.000,- per bulan.

Camat Patamuan Imran, S.Sos., mengatakan program ini merupakan usulan pihak puskesmas. Karena hingga saat ini masih banyak warga miskin tidak memiliki JKN/KIS.

Setelah camat menerima usulan program itu, lalu dirapatkan melibatkan pihak-pihak terkait. Lalu, diputuskan “Serum Patamuan” merupakan suatu solusi agar mereka yang belum punya kartu kesehatan tetap bisa dilayani.

“Terobosan yang dibuat kepala Puskesmas Patamuan ini merupakan suatu solusi mengatasi persoalan pelayanan kesehatan di daerahnya,” kata Imran saat ditemui Beritahuta.com di BIM (Bandara Internasional Minangkabau) Padang, Jumat malam (16/10).

“Masih banyak masyarakat miskin di daerah kami belum memiliki kartu JKN/KIS, KIP (Kartu Indonesia Pintar), dan lainnya. Tentu saja mereka juga ingin mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis,” katanya.

Bak gayung bersambut. Program “Serum Patamuan” mendapat dukungan dari kalangan ASN dan aparat nagari yang ada di kecamatan itu.

“Program ini sangat didukung. Apalagi sumbangan ini hanya Rp1.000,- per bulan. Nilainya kecil, tapi setelah dikumpul bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Semoga ketulusan yang menyumbang menjadi ibadah bagi mereka,” kata mantan camat Lubuk Alung itu.

Bagaimana teknis pemungutan sumbangan tersebut. Kepala Puskesmas Patamuan Ilyas Taufik, SKM., telah menunjuk stafnya, Pebri Utami, AMD., Keb., sebagai bendahara “Serum Patamuan”. Sang bendahara bertugas mengkoordinir pengumpulan dana pada tanggal 10 setiap bulan dari instansi, kantor, nagari dan sekolah yang ada di Patamuan.

Menurut Imran, setiap instansi, kantor dan sekolah sudah menunjuk seorang juru pungut. Dana yang terkumpul, lalu disetorkan ke bendahara “Serum Patamuan”.

“Kegiatan ini sudah berlangsung sejak September 2018, dan alhamdulillah berjalan lancar. Dana yang terkumpul terbukti bisa membantu  warga miskin,” katanya.

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah di bidang kesehatan, jelas camat, Puskesmas Patamuan terus berupaya meningkatkan pelayanan bidang UKM (Usaha Kesehatan Masyarakat). Program ini membutuhkan keterlibatan lintas sektor yang ada di kecamatan.

“Pihak lintas sektor yang ada di kecamatan sangat mendukung program ini. Tujuan utamanya memberikan pelayanan terhadap masyarakat miskin, dan meningkatkan pelayanan kesehatan,” katanya. (tim-01)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here