BERBAGI
TANGIS KELUARGA KORBAN--Beginilah suasana saat korban mulai beradatangan di RSUD Panyabungan. Isak tangis dari sebagian keluarga korban pun terkadang memecah keramaian di rumah sakit tersebut.

BERITAHUta.com—Innalillahi wainnailaihi rojiun. Duka “menyelimuti” Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi (LSM), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Tiga pelajar meninggal dunia, satu luka parah, serta 20 korban lain mengalami luka-luka akibat angkot yang mereka tumpangi masuk jurang di Desa Hutarimbaru, Panyabungan Selatan, Madina, Sumut, pada Selasa (3/3-2020), sekitar pukul 18.30.

Korban meninggal adalah Muhammad Iqbal (15), Muhammad Ansori (15), dan Husni (16). Ketiganya  beralamat di Desa Purba Baru, LSM, Madina.

Iqbal dan Ansori mengembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju RSUD Panyabungan. Mereka mengalami luka robek pada bagian kepala belakang. Selain itu, tampak dari hidung keluar darah.

Seorang lagi yang meregang nyawa akibat musibah ini adalah Husni (16). Almarhum meninggal di daerah Kotanopan, saat dalam perjalanan menuju Bukittinggi, Sumbar. Luka dialami cukup serius sehingga terpaksa hendak dirujuk ke RSU Bukittinggi.

Namun Yangkuasa berkehendak lain, baru sekitar 45 setelah berangkat dari RSUD Panyabungan ada informasi korban sudah meninggal dunia.

Sebagian korban yang merupakan kalangan pelajar dan santri.

Saat dirawat di RSUD Panyabungan,  ia tak sadarkan diri. Dari hidung dan telinga keluar darah.

Seorang korban luka parah lainnya, yaitu Fatur (14), alamat, Desa Purba baru. Ia mengalami luka robek pada kepala bagian belakang dan hilang kesadaran.

Karena kondisinya parah, ia pun dibawa ke Bukittinggi untuk mendapat penanganan medis lebih baik. Hingga berita ini tulis pukul 02.45, belum ada informasi mengenai kondisi korban.

Sumber wartawan menyebutkan, Ikbal merupakan anak Idris. Sedangkan Ansori anak dari almarhum Romodon dan Fitri Rangkuti.

Korban bernama Fatur Rohman merupakan anak dari Husein Rangkuti. Hingga berita ini ditulis masih dalam perjalanan menuju RSU Bukittinggi.

Para korban mayoritas adalah santri Musthafawiyah Purba Baru yang mengisi waktu libur Selasa ke Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Madina. Sebagian lagi warga Purba Baru, dan dari sekitar Kota Panyabungan.

Angkos naas yang menyebabkan pelajar meninggal dan luka-luka.

Kecelakaan tragis ini terjadi bermula ketika angkot trayek 02 Nopol BB-1720-RA yang dikemudikan Ahmad Riadi Tanjung atau Blek melaju kecepatan tinggi dari arah Muarasoma (Batang Natal) menuju Jembatan Merah (LSM).

Akibat melaju kecepatan tinggi dengan jumlah penumpang 24 orang–di dalam dan atas angkot–, saat melintas di tikungan menurun dekat RM. Aek Saroga, Desa Hutarimbaru, Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina, pengemudi tak bisa mengendalikan stir.

Brakkk….angkot sarat muatan tersebut terjun ke jurang sedalam 30 meter. Saat itu suasana kampung sedang sepi sebab bertepatan waktu magrib.Jeritan para penumpang memecah keheningan.

BERITA TERKAIT  Tak Jadi di Rumah Dinas Bupati Madina, Gubernur Sumut Buka Puasa di RM. Paranginan

Beruntung ada beberapa pengendara sepeda motor yang mendengar suara benturan keras dan teriakan minta tolong para pelajar, sehingga mereka langsung menghentikan laju kendaraan.

Setelah dipastikan ada mobil masuk jurang, mereka meminta bantuan warga. Dalam sekejap warga berdatangan untuk memberikan pertolongan. Medan yang sulit membuat proses evakuasi sedikit terhambat, apalagi kondisi angkot dalam keadaan terbalik.

Mustafa Bakri, pimpinan Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, sangat terpukul atas musibah ini sebab sebagian besar korbannya adalah santrinya. “Karena Selasa libur, mereka pergi rekreasi ke Sopo Tinjak,” katanya ketika ditemui di RSUD Panyabungan.

Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi,S.Ik.,Msi., melalui Kasatlantas AKP. Herliandri, SH., membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut..

“Kami masih melakukan pendataan serta membantu menangani korban di rumah sakit, “ katanya.

Selain petugas medis RSUD Panyabungan, tampak juga  anggota polisi dan TNI membantu penangan terhadap para korban.(*)

Peliput: Tim Malintangpos/Beritahuta

Editor: Akhir Matondang

INI NAMA-NAMA KORBAN KECELAKAAN ANGKOT MASUK JURANG DI DEKAT RM. AEK SAROGA

  1. MUHAMMAD IQBAL (15) Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka robek pada kepala bagian belakang, keluar darah dari hidung dan meninggal dunia di RSUD Panyabungan.
  2. MUHAMMAD ANSORI (15), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Mengalami luka robek pada kepala bagian belakang, keluar darah dari hidung dan meninggal dunia di RSUD Panyabungan
  3. HUSNI (16) Desa Purba Baru, LSM, Madina. Darah keluar dari hidung dan telinga. Pelajar ini meninggal dunia dalam perjalanan menuju Bukittinggi, Sumbar. Saat masih dirawat di RSUD Panyabungan ia tak sadarkan diri.
  4. FATUR (14 thn), alamat:  Desa Purba baru, Kec. Lembah Sorik Marapi (LSM),  Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Madina. Mengalami luka robek pada kepala bagian belakang, hilang kesadaran dirawat di RSUD Panyabungan. Ia dibawa ke Bukittinggi untuk mendapat penanganan medis lebih serius.
  5. ANDREAN MAULANA (12) Desa Purba Baru,LSM, Madina. Luka memar pada ketiak kanan, bengkak pada mata kiri, hilang kesadaran dan dirawat di RSUD Panyabungan.
  6. MUHAMMAD ARIF (13), Desa.Purba Baru, LSM, Madina. Luka bengkak pada mata kiri, luka lecet pada pelipis kiri, bengkak pada pinggang dan dirawat di RSUD Panyabungan.
  7. ABDRE IBRAHIM (16), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka bengkak pada kepala dan berobat jalan.
  8. IMAM ZUHRI (16), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka lecet pada paha kiri dan berobat jalan.
  9. FARIS HIDAYAT (16), Desa Purba Baru, LSM, Madina. tidak mengalami luka.
  10. HUSNUL AZIZ (15), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka di paha sebelah kanan, rahang sebelah kanan memar di beberapa bagian tubuh. Ia dirawat di RSUD Panyabungan.
  11. RASYID HASANI (15), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka memar pada kening kiri, lecet pada hidung, dirawat di RSUD Panyabungan.
  12. IKHWAN MUHID (13), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Keluar darah dari hidung, tangan kiri memar, kaki kiri tidak bisa digerakkan dan dirawat di RSUD Panyabungan.
  13. LUKMANUL HAKIM (14), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka di bagian bahu kanan tidak bisa digerakkan, lengan kanan tergores, memar pada kepala sebelah kanan dan dirawat di RSUD Panyabungan.
  14. RISKI AHMAD RANGKUTI (14), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka luka lecet pada pantat sebelah kanan, luka memar di punggung, luka memar pada leher sebelah kanan dan dirawat di RSUD Panyabungan.
  15. KUSNUL AZIZ (16), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka lecet pada dagu, terkilir kaki kanan, dan dirawat jalan
  16. RAHMAD HIDAYAT (17), Desa Purba Baru, LSM, Madina, ikut orang tua. Luka bengkak pada hidung, bengkak pada kepala belakang, terkilir pada tangan kanan dan berobat jalan.
  17. RISKI AHMAD (14), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka lecet pada punggung kanan, luka lecet pada dagu kanan dan berobat jalan.
  18. AMDU AFLIRISKI (14), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka bengkak pada kepala kiri, luka lecet pada pinggang kanan, lecet pada dada kiri dan berobat jalan.
  19. ASWIN YASID NST (14), Desa Purba Baru, LSM, Madina. Luka lecet pada pinggang sebelah kiri, luka lecet pada lengan kiri dan berobat jalan.
  20. NABILA RISKI (14), perempuan. Alamat, Banjar Sehat, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Madina. Mengalami luka lecet pada kepala dan tidak berobat.
  21. ALIYA SAKILA (14), pelajar. Alamat, Banjarsibaguri, Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Madina. Mengalmi lecet di kepala dan tidak berobat.
  22. NURUL FATMA (14), perempuan. Alamat, Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, Madina. Mengalami luka lecet di kepala dan tidak berobat.
  23. SAZKIA ADIAMECA (14), perempuan. Alamat, Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, Madina. Mengalami luka lecet di kepala dan tidak berobat.
  24. TASYA (14), pelajar. Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, Madina. Mengalami luka lecet di kepala dan tidak berobat (*)
BERITA TERKAIT  Lebaran di Madina Meriah,  Masjid-Masjid Tetap Laksanakan Salat Idul Fitri 1441 H

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here