SHARE
TERJARING--Inilah sebagian "pasangan mesum" yang berhasil dijaring Satpol PP Kota Padangsidimpuan bersama kepolisian dan koramil setempat,, pada Rabu (15/5). Sebagian di antara mereka masih berusia di bawah umur.

BERITAHUta.com—Satpol PP Kota Padangsidimpuan, Sumut berhasil mengamankan 19 pasangan tidak sah di sejumlah hotel melati dan pondok yang berada daerah itu, pada Rabu malam (15/5).

Mereka yang diamankan tim gabungan ini tidak bisa menunjukkan dokumen sah sebagai pasangan suami istri. Dari 19 pasang tersebut, 12 pasang di antaranya dijaring di dalam pondok berlokasi di jalan baru (Jl. Jenderal A.H. Nasution), sedangkan 7 pasang lagi didapat di sejumlah kamar hotel melati.

Razia pekat (penyakit masyarakat) yang dilakukan Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) bersama kepolisian dan anggota koramil dimulai sekitar pukul 21.00. Mereka menyisir sejumlah hotel, penginapan dan pondok yang ada di Kota Padangsidimpuan.

BERITA TERKAIT  Ummi: Ongkos ke Sekolah Mahal, Gak Tahu Sampai Kapan Mereka Bisa Bertahan

Pada Kamis dini hari (16/5), “pasangan mesum” dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan dilakukan pembinaan. Petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari dalam kamar hotel atau penginapan berupa alat kontrasepsi kondom yang terpakai dan masih baru.

Setelah berada di kantor Satpol PP, seorang di antara wanita yang terjaring di kamar hotel dengan lelaki, langsung dijemput suaminya. Si wanita tampak menutupi wajahnya ketika ia mengetahui sang suami datang menjemput.

“Mereka kami bawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan diberikan pembinaan. Kegiatan pekat ini dimaksudkan menjaga ketertiban masyarakat pada bulan Ramadan ini, “ kata Kepala Satpol PP Kota Padangsidimpuan Arbiuddin Syahputra Hakim Harahap.

BERITA TERKAIT  Empati untuk Keluarga Ummi Berdatangan,  Amansyah “Ditawarin” Kerja di Jakarta

“Setelah dilakukan pembinaan, mereka yang terjaring diharuskan menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

Sehari sebelumnya, kata Arbi, pihaknya juga merazia sejumlah hotel dan penginapan di kawasan Simarsayang. “Saat itu ada beberapa pasangan tidak resmi terjaring. Sekarang juga masih ada yang terjaring,” ujarnya.

Walikota Padangsidimpuan H. Irsan Efendi Nasution yang datang ke kantor Satpol PP jelang dini hari, menyebutkan razia tersebut dalam rangka menghormati bulan suci Ramadan.

“Padangsidimpuan dikenal sebagai bagian Serambi Mekkah dan Kota Dalian Natolu, yang menjunjung tinggi adat istiadat. Sehingga semua warga harus menjaga nama baik kota ini,” katanya. (*)

Peliput: Lily Lubis

Editor: Akhir Matondang

 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here