BERBAGI
SANTUNAN ANAK YATIM--Calon bupati Madina H.M. Sofwat Nasution mengusap kepala seorang anak yatim saat memberikan santunan usai acara silaturrahmi di Banjarsaba Ujung, Kelurahan Pasarhilir, Panyabungan, Madina, Rabu sore (23/9-2020).

BERITAHUta.com—Tak jelas apa yang menginsprasi warga Banjarsaba Ujung, Kelurahan Pasarhilir, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut ini, tiba-tiba mereka acap kali meneriakkan kalimat margonti majolo.

Teriakan margonti majolo itu sering menggema sepanjang calon bupati Madina (Mandailing Natal) H.M. Sofwat Nasution melakukan silaturrahmi dengan masyarakat di Banjarkobun Ujung (biasa disebut: Bandung).

Pertemuan silaturrahmi dengan Sofwat Nasution yang berpasangan dengan Ir. Zubeir Lubis (Sofwat-Beir) di Pilkada Madina 9 Desember 2020 nanti mendapat respon postif warga.

Meskipun hujan begitu deras, dua rumah berikut terasnya masing-masing tampak penuh. Satu lopo penuh, dan di bawah tenda juga duduk sejumlah tokoh masyarakat setempat.

BERITA TERKAIT  Zubeir Lubis Kunjungi Pasar Simpang Gambir, “Umak-Umak” Teriakkan Yel-Yel...

Karena warga berpencar, terpaksa tempat Sofwat Nasution menyampaikan sambutan silaturrahmi berada di depan kedua rumah yang disesaki kaum ibu agar wajah sang jenderal Koppasus terlihat dari semua sisi.

Selain teriakan margonti majolo, para kaum ibu juga sering secara bersama-sama menerikkan “Sofwat-Beir…, In shaa Allah menang.”

Mendengar yel-yel itu, Sofwat Nasution hanya tersenyum dan melanjutkan salam perkenalan yang disampailkannya.

Pada kesempatan itu, Sofwat Nasution menjelaskan secara gamblang visi dan misi pasangan Sofwat-Beir di Pilkada Madina 2020.

Animo masyarakat Bandung mendukung Sofwat-Beir begitu jelas terlihat. Ini terlihat dari gestur muka mereka saat Sofwat Nasution menjelaskan berbagai hal program yang akan dikerjakan jika terpilih menjadi bupati di kabupaten paling selatan Sumut ini.

BERITA TERKAIT  H.M. Sofwat Nasution di Mata DR. Zulkarnain Pulungan, Seorang Dosen Pasca Sarjana di Amerika Serikat

Dukungan yang menggebu-gebu itu antara lain disebabkan sebagian besar warga Bandung mengenal Sofwat Nasution dan keluarganya.

Tak ayal begitu selesai acara, satu persatu masyarakat setempat minta foto bareng sekadar kenang-kenangan. Sebagian yang minta foto adalah teman kecil dan tetangga Sofwat Nasution saat tinggal di samping masjid Walqurro Walhuffas, Pasar Lama, Panyabungan.

Usai tausiah yang disampaikan Ustad A.Roni dari Musthafawiyah Purba Baru, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan dari Sofwat Nasution kepada sejumlah anak yatim. (*)

Peliput: Tim

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here