BERBAGI
Dollar Hafriyanto (foto: akhir matondang)

PANYABUNGAN, BERITAHUta.com—Dollar Hafriyanto, kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), Sumut dikabarkan sudah diamankan tim Tipikor Polda Sumut pada, Rabu (3/1/2024). Jika itu benar, Founder Madina Care menyampaikan apresiasi atas langkah cepat kepolisian.

“Kami apresiasi kerja tim Tipikor Polda Sumut,” kata Wadih Al-Rasyid, Founder Madina Care kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (4/1/2024, seperti dikutip dari MNC Trijaya Mandailing Natal.

Dia menyebutkan kinerja tm Tipikor Polda Sumut ini merupakan reaksi cepat dari laporan-laporan yang disampaikan masyarakat terkait kisruhnya penerimaan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Madina.

“Sekali lagi kami apresiasi langkah cepat tim Tipikor yang turun langsung ke Madina mengamankan Dollar Hafriyanto. Ini menunjukkan citra polri semakin baik dan membuktikan kinerja kepada masyarakat,” ujar Wadih.

BERITA TERKAIT  Bagaimana Seharusnya Menentukan Pilihan, Ini “Testimoni” Prof. Zulkarnain Lubis

Dia berharap dengan diamankan kepala Dinas Pendidikan Madina membuka tabir dugan kecurangan-kecurangan yang terjadi dalam proses penerimaan PPPK di Madina. Sehingga terwujud transparansi seperti yang diharapkan semua peserta penerimaan PPPK.

“Niat awal kita semua adalah tranparansi. Adanya dugaan kecurangan yang membuat kita bergerak sehingga melapor ke Bareskrim Polri beberapa waktu lalu. Jika memang sudah diamankan, kita apresiasi betul kinerja Polri,” sebut aktivis HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) ini.

Wadih berharap, usai kepala Dinas Pendidian Madina diamankan bakal terbuka siapa sajas oknum-oknum lain yang diduga terlibat kecurangan seleksi PPPK. Sehingga para guru honorer yang merasa dicurangi bisa merasa lega dan perjuangan mereka dipandang dan dihargai di daerah ini.

BERITA TERKAIT  Ayah Santri Musthafawiyah yang Hanyut Telusuri Aek Singolot Mencari Sang Anak

“Bersalah atau tidak itu urusan penyidik nanti. Mereka yang akan membuktikannya. Namun, dengan diamankannya salah satu oknum kadis itu, membuktikan ada dugaan kecurangan yang berpotensi sebagai tindak pidana,” jelas sekretaris Umum Indonesia Youth Epicentrum ini.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Polisi Hadi Wahyudi yang dikonfirmasi wartawan mengatakan hingga saat ini belum mendapat informasi jelas terkait adanya oknum kepala DinS Pendidikan diamankan Tim Tipikor Poldasu.

“Nanti Kita cek,” ucapnya melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (4/1/2024). (*)

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI