BERBAGI
PAGI HARI--Beginilah suasana Jalan Williem Iskandar, Panyabungan, Madina pada pukul 06.00. Bersih dari sampah karena sejak habis subuh personil Dinas Lingkungan Hidup Madina sudah "action" menyapu sampah di sepanjang jalan tersebut.. (foto: akhir matondang)

BUPATI Mandailing Natal (Madina), Sumut H.M. Ja’far Sukhairi Nasution tampak sangat ingin menjadikan daerah ini bersih, terutama Panyabungan sebagai ibu kota kabupaten. Baru beberapa hari menjabat sebagai kepala daerah, ia memutuskan bakal menambah mobil amroll pengangkut sampah untuk Dinas Lingkungan Hidup.

Seperti diketahui selama ini dilema yang dihadapi Dinas Lingkungan Hidup Madina dalam mengatasi penumpukan sampah di TPS (tempat penampungan sementara) adalah kekurangan truk pengangkut dari TPS ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Madina Kasmir, S.Pd.,MM., didampingi Kepala Bidang Kebersihan Abdul Kholik Nasution mengatakan pada APBD-Perubahan 2021 bakal dianggarkan pembelian satu unit mobil truk amroll baru dan pengadaan empat unit bak amroll.

Dengan demikian, ada penambahan satu unit mobil amroll, yang selama ini hanya ada satu unit. Bupati juga perintahkan empat mobil amroll yang selama ini rusak supaya diperbaiki.

BERITA TERKAIT  Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 Saat Jelang Pilkada Madina "Menggelinding" ke KPK
Kasmir, S.Pd., MM.

“Ini kebijakan strategis dari Pak Bupati dalam upaya menjadikan Madina bersih. Panyabungan juga indah. Jika armada sudah memadai, didukung petugas penyapu, in shaa Allah bakal ada perubahan signifikan. Sebab, mobil truk pinjaman dari dinas lain sifatnya hanya sementara. Meski begitu, bagi kami sudah sangat membantu,” kata Kasmir.

Untuk mengatasi masalah dihadapi Dinas Lingkungan Hidup, bupati juga sudah memutuskan menambah sembilan unit becak motor yang dioperasikan di beberapa kelurahan. Fungsi beca motor ini antara lain mengangkut sampah dari lingkungan perkampungan yang tidak bisa dilalui mobil.

BERITA TERKAIT  Posko Perbatasan dan Puskesmas di Madina Minim APD, Bantuan Pasmada Sangat Berarti

Kasmir menyebutkan untuk mengurangi persoalan yang dihadapi selama ini, pihaknya berharap adanya anggaran penambahan empat unit mobil dump truck dan dua unit mobil dump truck amroll.

Sebagai pendukung lain agar kinerja Dinas Lingkungan Hidup Madina kedepan lebih baik,  perlu penambahan sekitar 50 personil,  baik sebagai petugas di truk pengangkut, juga untuk penyapu.

“Sesuai aspirasi petugas yang disampaikan kepada kami, mereka yang di lapangan berharap ada biaya pudding agar kondisi mereka tetap fit. Ini harapan mereka,” tambah Abdul Kholik. (*)

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here