BERBAGI
PERLU DIBENAHI--Dulu, sekolah ini banyak mencetak lulusan berprestasi. Banyak siswanya diterima di PTN ternama, tapi sekarang prestasi akadamiknya merosot tajam. Tentu saja, kondisi ini harus dibenahi. Jangan dibiarkan, sebab korbannya adalah mereka yang sekolah di sini. (foto: akhir matondang)

PANYABUNGAN, BERITAHUta.com—Alumni SMA Negeri 1 Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut sebaiknya melakukan audensi dengan gubernur untuk menyampikan kondisi sekolah yang beralamat di Kelurahan Kayujati tersebut.

“Saya yakin gubernur Sumut menyambut positif kehadiran para alumni, apalagi yang datang para senior. Pasti ada solusi demi perbaikan kualitas akademik SMA Negeri 1 Panyabungan,” kata H. Binsar Nasution, anggota DPRD Madina, Selasa (25/3/2025), menanggapi makin merosotnya prestasi  lulusan sekolah tersebut.

Seperti diberitakan, setelah M. Nuh Nasution diangkat sebagai kepala sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Panyabungan, dalam 10 tahun terakhir prestasi sekolah ini memprihatinkan. Tadinya merupakan sekolah favorit di Madina, tetapi itu tinggal kenangan.

Kurun waktu 10 tahun itu tak pernah lagi siswa SMA ini mendominasi jumlah siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) dibanding SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) lain di Madina. Terakhir, pada kelulusan SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) tahun 2025, sekolah ini hanya meluluskan tujuh siswa.

Jika diranking berdasarkan jumlah siswa yang diterima SNBP di antara SLTA di Madina, dari data yang dimiliki media ini, SMA Negeri 1 Panyabungan menempati urutan ke-8, baik SLTA lingkup Depdikbudristek maupun Kemenag.

Rankingnya terdiri: SMA Negeri 3 Panyabungan: 47 siswa. Kedua, MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 1 Madina: 41 siswa. Ketiga, SMA Negeri 2 Plus Panyabungan: 38 siswa. Keempat, SMA Negeri 1 Natal: 30 siswa. Kelima, SMA Negeri 1 Panyabungan Utara: 11 siswa. Keenam, SMA Negeri 1 Siabu: 9 siswa. Ketujuh, SMA Negeri 1 Kotanopan: 8, dan juru kunci SMA Negeri 1 Panyabungan: 7 siswa.

BERITA TERKAIT  Ditelantarkan Orangtuanya, Hak Asuh Bayi Asal Panyabungan 3 ini Diambil Pemkab Madina

Menurut Binsar, dia salah seorang yang merasa kasihan melihat kondisi SMA Negeri 1 Panyabungan. Dulu lulusannya sangat disegani, favorit dan banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional dan daerah. Sekarang, prestasi akademiknya justru kalah bersaing dengan SMA negeri dari kecamatan lain, yang notabene di luar ibu kota kabupaten.

Oleh sebab itu, anggota dewan dari Fraksi Demokrat, ini menyebutkan tanpa bermaksud menggurui para alumni SMA Negeri 1 Panyabungan, terutama para senior, dia mengatakan sudah seharusnya gubernur tahu dengan kondisi sekolah yang sudah banyak melahirkan putra daerah berpangkat jenderal tersebut.

Apalagi, kata dia, M. Nuh Nasution sudah terlalu lama menjabat Kepsek. “Terlepas berprestasi atau tidak, sudah selayaknya dilakukan evaluasi, bahkan perlu dilakukan penyegaran,” ujarnya.

Selain itu, seseorang tidak baik terlalu lama menempati jabatan tertentu. Pertama, bisa jadi dia jenuh di tempat itu. Jika sudah jenuh, kemungkinan tak peduli lagi dengan prestasi.

BERITA TERKAIT  Dirjen GTK Kemendikbudristek Tegaskan Nilai SKTT pada Seleksi PPPK Bisa Dibatalkan

Kedua, tidak menutup kemungkinan selama seseorang menjabat di tempat itu ada pihak atau kelompok tertentu dimarginalkan, berarti makin terpojoklah mereka dan pastinya kariernya tak bakal berkembang.

“Kita berpikiran positif saja, siapa tahu Pak Nuh bisa lebih berkembang di tempat lain. Harapannya, Kepsek baru mampu memperbaiki prestasi SMA Negeri 1 Panyabungan,” kata Binsar.

Dia berharap ada penyegaran di SMA Negeri 1 Panyabungan. Sebab dari tahun ke tahun grafik tingkat kelulusan alumninya di PTN tidak meningkat, stagnan segitu-gitu aja.  Padahal prestasi SMA negeri yang relatif masih baru berdiri mampu berprestasi.

Masak SMA Negeri 1 Panyabungan yang berada di pusat kota, fasilitas lengkap, kalah dengan SMA negeri yang ada di STAIM sana. Transportasi untuk kesana saja, anak-anak harus berjuang. Nyaris tidak ada muridnya yang datang ke sekolah jalan kaki,” sebut Binsar.

BACA JUGA:

SMA Negeri 3 Terbaik di Madina, SMA 1 ‘Terjungkal’ Berdasarkan Kelulusan SNBP 2025

Memalukan, SMA Negeri 1 Panyabungan (juga) Kalah dengan SMA dengan SMAN 1 Panyabungan Utara

Prestasi SMA Negeri 1 Panyabungan Makin Terperosok, ke-8 Setelah SMA 1 Kotanopan

Ada Suatu Kekuatan Ingin Pertahankan Kepsek SMA Negeri 1 Panyabungan, Tak Peduli Prestasi Anjlok

(*)

Editor: Akhir Matondang

BERBAGI