
PANYABUNGAN, BERITAHUta.com—Jika jumlah siswa yang diterima melalui jalur SNBP sebagai acuan, maka saat ini SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) terbaik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut adalah SMA Negeri 3 Panyabungan.
Dari acuan itu juga didapat hal menyedihkan, yaitu prestasi SMA Negeri 1 Panyabungan yang tak mampu menyaingi SMA Negeri 1 Siabu. Ini semakin meyakinkan masyarakat, bahwa kejayaan SMA Negeri 1 Panyabungan dalam delapan tahun terakhir melorot tajam. Tahun ini saja, hanya mampu meluluskan tujuh siswanya melalui jalur SNBP.
Berdasarkan informasi didapat Beritahuta.com, dari semua sekolah SLTA di Madina, baik lingkup Kemendikbud maupun Kemenag, jumlah siswa SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri 3 Panyabungan menempati urutan pertama terbanyak diterima melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) tahun 2025, yakni: 47 siswa.
Jika dibanding kelulusan SNBP 2024 lalu, prestasi yang didapat SMA Negeri 3 Panyabungan (Smantig) ini naik sekitar 8 persen sehingga menjadi 69,1 persen dari 68 pendaftar finalisasi.
Lebih membanggakan lagi, melalui SNBP tahun ini, Smantig meluluskan seorang siswanya pada program studi Kedokteran di Universitas Bengkulu, yaitu Ainul Anwar Lubis yang berasal dari wilayah pantai barat Madina.
Urutan kedua terbanyak diterima lewat jalur SNBP adalah MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 1 Madina dengan jumlah 41 siswa. Jumlah ini makin turun dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dari 41 siswa tersebut, dua di antaranya diterima di Universitas Indonesia (UI) Jakarta dan satu orang di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Urutan ketiga terbanyak didapat SMA Negeri 2 Plus Panyabungan dengan jumlah 38 siswa. Sekolah ini antara lain meluluskan: Mawar Meilani Habibah Nasution pada Jurusan Psikologi (S-1) UI.
Lalu, Nabil Pramana (Kedokteran UPN Veteran Jakarta); Muhammad Alriza Nasution (Pendidikan Kedokteran Universitas Jendral Soedirman); Wardah Ramadhani (Kedokteran Universitas Palangkaraya) dan Risma Hakiki Rangkuti (Akuntansi Universitas Brawijaya).
Urutan keempat, SMA Negeri 1 Siabu, Madina. Tahun ini sekolah ini mengirim anak didiknya lulus melalui jalur SNBP sebanyak sembilan siswa. Dua di antaranya diterima di Universitas Sumatera Utara (USU), masing-masing atas nama:Chintia Fourtabita Siregar (Sastra Inggris) dan Maulana Ibrahim (Peternakan).
Lalu, SMA Negeri 1 Panyabungan yang dulu sekolah favorit di Madina berdasarkan informasi yang didapat media ini sampai, Jumat (21/3/2025), harus puas pada urutan kelima karena hanya meluluskan tujuh siswa melalui jalur SNBP 2025. Dari tujuh itu, seorang diterima di Teknik Sipil dan Lingkungan IPB, yaitu: Yulia Annisyah.
Selebihnya: Unimed (2 siswa); Universitas Andalas (1); Universitas Negeri Padang (1); Universitas Pendidikan Indonesia (1); serta Politeknik Negeri Medan (1).
Seperti diketahui, SNBP merupakan jalur masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang didasarkan pada prestasi akademik dan non akademik. SNBP diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
SNBP berbeda dengan SNBT (Selekesi Nasional Berdasarkan Tes) yang menggunakan hasil UTBK (Ujian Tulis Berdasarkan Komputer) sebagai penentu kelulusan. (*)
Editor: Akhir Matondang